Langsung ke konten
Jumat, 9 Oktober 2026Indeks BeritaTentang

Teknologi, sains, dan gaya hidup digital

AI

Komdigi Tak Setuju AI Direm, Dorong Pengembangan dengan Prinsip Safety by Design

Tim Redaksi - NarasiBangsa

Komdigi Tak Setuju AI Direm, Dorong Pengembangan dengan Prinsip Safety by Design
Foto: Ilustrasi NarasiBangsa (gambar dibuat dengan AI)

Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menanggapi seruan sejumlah pemimpin perusahaan AI untuk memperlambat peningkatan kemampuan model kecerdasan buatan. Menurut Komdigi, yang dibutuhkan bukan perlambatan, melainkan rancangan keamanan sejak awal.

"Indonesia amat setuju, bukan dengan perlambatan AI, tapi bagaimana melakukan safety by design untuk AI dengan lebih hati-hati," kata Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid di Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2026.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Pengguna Gemini Gratis Hanya Dapat Model Flash-Lite

Latar belakang seruan perlambatan

Seruan memperlambat pengembangan AI sebelumnya disampaikan CEO Anthropic Dario Amodei, setelah sejumlah peneliti memperingatkan risiko besar dari perkembangan AI. CEO OpenAI Sam Altman dan pemilik xAI Elon Musk kemudian menyatakan dukungan terbuka. Tidak semua sepakat, salah satunya CEO Meta Mark Zuckerberg.

Posisi Indonesia

Meutya menilai teknologi AI saat ini belum membawa prinsip keamanan sejak rancangan yang memadai. Ia menyebut perlunya memberi waktu yang pantas bagi teknologi canggih, tetapi tanpa meninggalkan proses mitigasi risiko yang benar.

"Jadi yang ada bukan perlambatan, tapi yang sekarang itu bablas," ujarnya. Indonesia, kata dia, termasuk negara yang mendorong agar inovasi AI dilakukan dengan lebih hati-hati.

Apa itu safety by design

Safety by design adalah pendekatan yang memasukkan pertimbangan keamanan dan perlindungan pengguna sejak tahap perancangan produk, bukan ditambahkan setelah masalah muncul. Dalam konteks AI, contohnya adalah pembatasan penyalahgunaan, pengujian risiko sebelum rilis, dan transparansi tentang kemampuan serta batasan model.

Tag: KomdigiRegulasi AIKeamanan AI

Berita Terkait