Startup AI untuk Desain Perangkat Keras, Flow Engineering, Raih Pendanaan Seri B USD 50 Juta
Tim Redaksi - NarasiBangsa

Jakarta - Startup yang memakai kecerdasan buatan untuk merancang perangkat keras kembali menarik dana besar. Flow Engineering, perusahaan asal San Francisco, menyelesaikan putaran pendanaan Seri B senilai USD 50 juta atau sekitar Rp 787 miliar.
Pendanaan ini menempatkan valuasi perusahaan di angka USD 750 juta atau sekitar Rp 11,8 triliun.
Baca juga: Kopi Gerobak Listrik Jago Coffee Kantongi Pendanaan Lebih dari USD 20 Juta
Dipimpin investor berpengalaman
Putaran investasi dipimpin Antonio Gracias dari Valar Equity Partners dan Gavin Baker dari Atreides Management. Sequoia Capital, yang sebelumnya memimpin pendanaan Seri A, kembali ikut serta. Mantan mitra Sequoia, Roelof Botha, juga berinvestasi secara pribadi dan bergabung ke jajaran direksi.
AI untuk insinyur
Flow Engineering mengembangkan perangkat lunak yang membantu tim insinyur mengelola persyaratan dan proses desain perangkat keras yang rumit. Otomatisasi semacam ini makin dibutuhkan seiring meningkatnya kompleksitas produk, dari kendaraan hingga wahana antariksa.
Pendanaan besar untuk startup AI yang menyasar industri spesifik menjadi tren tersendiri pada 2026. Investor tampak lebih memilih perusahaan dengan pengguna yang jelas dan masalah nyata yang diselesaikan, dibanding produk AI yang bersifat umum.


