Langsung ke konten
Selasa, 6 Oktober 2026Indeks BeritaTentang

Teknologi, sains, dan gaya hidup digital

Sains

Serangga Berumur 99 Juta Tahun dalam Amber Jadi Spesies Baru, Punya Mulut Seperti Sedotan Lentur

Tim Redaksi - NarasiBangsa

Serangga Berumur 99 Juta Tahun dalam Amber Jadi Spesies Baru, Punya Mulut Seperti Sedotan Lentur
Foto: Contoh serangga yang terawetkan dalam amber, bukan spesimen dalam studi. PePeEfe / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

Jakarta - Sekitar 99 juta tahun lalu, di era dinosaurus, seekor serangga kecil terjebak dalam getah pohon. Getah itu mengeras menjadi amber, dan kini fosil di dalamnya membantu peneliti mendeskripsikan spesies yang sebelumnya tidak dikenal ilmu pengetahuan.

Spesies baru itu diberi nama Cretodorus noonoo, atau dijuluki "Noo-Noo". Penelitian dilakukan oleh Dolev Fabrikant dan Leonidas-Romanos Davranoglou dari Universitas Tel Aviv, bekerja sama dengan Yanzhe Fu dari Institut Geologi dan Paleontologi Nanjing, Akademi Ilmu Pengetahuan China.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Cara Bantu Tubuh Membersihkan "Sel Zombie" Penyebab Penuaan

Sedotan lentur dari zaman Kapur

Yang membuat temuan ini istimewa adalah bentuk organ makannya. Serangga ini memiliki bagian mulut yang panjang, lentur, dan kuat, panjangnya hampir dua kali lipat dari kerabat dekatnya. Struktur ini diduga membantunya menjangkau sumber makanan di celah-celah kulit kayu yang tidak bisa dicapai serangga bermulut kaku.

"Ini bukan sekadar serangga yang belum dikenal ilmu pengetahuan, tetapi hewan yang mengembangkan solusi evolusi yang hampir tidak memiliki padanan di masa kini," kata Davranoglou, seperti dikutip dari Phys.org.

Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal Insects. Fosil dalam amber menjadi jendela berharga bagi ilmuwan, karena mampu mengawetkan detail tubuh yang sangat halus, sesuatu yang jarang tersisa pada fosil batuan biasa.

Tag: FosilSeranggaPaleontologi

Sumber

Berita Terkait