SpaceX Beli Spektrum 800 MHz untuk Starlink Mobile, Operator Seluler Waspada
Tim Redaksi - NarasiBangsa

Jakarta - SpaceX mengumumkan pembelian portofolio lisensi spektrum dari perusahaan investasi Grain Management di Amerika Serikat. Aset itu mencakup hingga 14 MHz spektrum berpasangan di pita 800 MHz.
Pita frekuensi rendah seperti 800 MHz dikenal punya jangkauan luas dan lebih mudah menembus dinding gedung. SpaceX menyebut spektrum ini menutup salah satu celah teknis terbesar bagi Starlink Mobile untuk berkembang menjadi operator seluler di Amerika Serikat.
Baca juga: Indosat Luncurkan Intelligence Suite, Satu Platform untuk Lebih dari 300 Model AI
Reaksi pasar
Saham AT&T, Verizon, dan T-Mobile turun dalam perdagangan setelah jam bursa, menurut laporan CNBC Indonesia. Investor membaca langkah ini sebagai tanda SpaceX serius masuk ke bisnis seluler langsung ke perangkat, bukan sekadar internet tetap berbasis satelit.
Bagaimana dengan Indonesia
Di Indonesia, Starlink saat ini beroperasi sebagai layanan internet tetap. Belum ada pengumuman soal layanan seluler Starlink di sini, dan pemakaian spektrum seluler di Indonesia diatur lewat lelang serta izin dari pemerintah.
Meski begitu, analis menilai langkah di Amerika Serikat layak dicermati operator seperti Telkomsel, Indosat, dan XLSmart. Jika model yang sama dibawa ke Asia Tenggara, persaingan layanan seluler di wilayah terpencil bisa berubah.
